PeRpisahan kU dI sd
Ku lupa tEpatnya taNggal berapa kU pErpisah SD,,, Soal na dah laMa banget sih dah berapa tahun yang lalu……
Tapi kU ga biSa lUpa sama kenangan disana,, Walaupun aku luPa aKu dan teman-teman kU peRpisahan tanggal berapa… Kama berangkat pagi” banget dari sekolah.
Di bUs aKu duduk sama ya bisa di bilang temen deket banget seh,,, soalnya kalo apa” tu kita selalu bareng & maen pun bareng.. Pasti kalo salah satu dari kita sakit yang kaen pasti jenguk sambil bawa kue githu….
Di sepanjang perjalanan kita nyanyi” bareng, poko na kita seneng” deh….
Trus kita nyampe di tempat tujuan deh yaitu,,, Villa pasah Asih, kU lupa nama desa na apa, yang oasti da di daerah JaBae deh..
Dah nyampe,,,aKu sama sahabt ku yang nama na Vida langsung ke kolam renang,,,eh ternyata guru kU liat yaudah deh kita do omelin tapi bukan di omelin si,cuma di bilangin doank….
Trus aKu 1 kamar sama sahabat” ku,, Tapi sayang sahabtKu yang 3 da di kamar sebelah, jadi na kita pisah…. Pi ga papa ko.
Malemnya kita ada renungan sama guru B.Ing ku… aKu dan teman” kI pada nangis semua….
Dah selesai renungan kita ke kamar deh,buat tidur, pi mang ku & sahabat” kU nakal,Bukannya kita tidur malah ngobrol lagi,, tru sngobrolnya ma temen cwo juga lagi.. Dah gitu temen cowo kami malah neraktir aku & sahabat” ku popmie sama fanta. Tapi sahabatku yang di kamar sebelah da yang ga tau…..
Duh jahat banget ya kita yang di teraktir,,,, maaf ya sahabtku.
‘KEPOMPONG’
SINETRON BARU FRAME RITZ
Frame Ritz meluncurkan sebuah sinetron baru, berjudul KEPOMPONG. Lebih dari sekedar bertema cinta anak muda, konsep sinetron ini memiliki titik berat pada persahabatan. Proses pembuatannya menggunakan kamera handheld dan tanpa tripod (penyangga kamera), karena mereka ingin membuat yang lebih simple, tak seribet sinetron yang biasanya. Ditayangkan di stasiun SCTV, KEPOMPONG dibintangi oleh sederet pesinetron muda berbakat.
Pemandangan Alam Khas Sunda
Dengan pemandangan alam pedesaan yang tenang dengan udara sejuk pegunungan, Anda dapat merasakan hembusan angin lembut dan gemerisik pohon bambu yang tertiup angin dengan diiringi alunan musik khas tanah Sunda sambil duduk di bale-bale dan menghirup udara sejuk. Romantis sekali bukan?
Kampung Sampireun terletak di Ciparay, desa Sukakarya, Garut, Jawa Barat. Kampung Sampireun ini menawarkan semua kesederhanaan sekaligus kenyamanan fasilitas yang Anda butuhkan untuk bulan madu Anda. Dengan perjalanan darat 5 jam dari Jakarta atau satu jam dari Bandung, Anda akan melihat hamparan danau dan rumah-rumah berdinding bambu yang sudah jarang kita temui di kota besar. Dengan pemandangan yang indah dan lingkungan yang tenang, udara bersih dan segar itu menjadikan resort ini tempat yang tepat untuk pasangan yang ingin berbulan madu. Saat Anda tiba di sana, sajian alam pertama yang dapat Anda nikmati adalah pemandangan sebuah danau dengan rumah-rumah berdinding bambu yang menjorok di atas danau begitu tiba di lobi. Dominasi antara bambu dan kayu menjadi unsur dominan di dalam dan luar ruang pondok Kampung Sampireun ini.
Kampung Sampireun merupakan resort dengan konsep boutique yang berdiri di hamparan taman yang dikelilingi pohon bambu. Dengan menghadirkan suasana kampung tatar Sunda dengan kesan indah, nyaman, tentram, dan damai dengan sentuhan khas kampung tradisional dan pelayanan perhotelan modern yang profesional yang terdiri dari berbagai pilihan jenis kamar yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan pasangan. Satu kesamaan dari tiap kamar ini adalah semuanya menawarkan nuansa pedesaan Sunda yang tenang. Dilengkapi dengan cafe “Al Fresco” yang menyajikan makanan Sunda. Dari cafe ini, Anda juda dapat melihat perbukitan Amanti yang menjadikan suasana romantis dengan penerangan cahaya lilin.
Di malam hari Anda juga dapat mendengar gemericik air danau sambil melihat romantisnya sinar bulan yang menerangi permukaan danau. Anda juga dapat menikmati pemandangan langit malam dengan taburan bintang.
Tempat peristirahatan ini memang di design khusus dengan nuansa kampung tradisional Sunda. Untuk penerangan, penginapan ini mengandalkan lampu teplok dan obor. Beragam keindahan khas tempat ini dapat Anda nikmati. Di siang hari, bila angin berdesir dan menerpa pepohon bambu maka akan terdengar suara lembut gesekan bambu bagaikan simponi orkestra alam.
Di Kampung Sampireun terdapat 13 kamar, terdiri dari 7 kamar Kalapalua Suite, 4 kamar Kurjati Suite, 1 kamar Waluran Suite dan 1 kamar Malajang. Masing-masing memiliki tata ruang yang menyajikan nuansa pedesaan Sunda. Fasilitas lain yang dapat Anda nikmati adalah kolam renang, ruangan rapat, galeri seni, perpustakaan mini, dan lain sebagainya. Jika Anda dan pasangan menyukai kegiatan di dalam ruangan, di sini terdapat perpustakaan mini dan theater. Namun jika Anda lebih menyukai kegiatan di luar ruangan Anda dapat berjalan-jalan atau bersepeda bersama pasangan menyusuri hutan atau pegunungan, memancing, atau berolah raga arung jeram. Dengan keragaman aktivitas yang ditawarkan dan diselimuti nuansa pedesaan yang tenang, mungkin inilah yang Anda butuhkan untuk mendapatkan bulan madu yang romantis. (weddingku.com)



Ungu BAND
Grup musik ini didirikan pada 1996, dengan Makki sebagai satu-satunya personil awal yang masih aktif sampai sekarang. Sampai tahun 2007 mereka telah menghasilkan 4 album dan 2 album mini.
Album pertama Ungu dirilis 6 Juli 2002 bertajuk LAGUKU. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu (Hasrat dan Bunga) di album kompilasi KLIK bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Meski terbilang sukses, album ini perdana mereka mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.
Album kedua pun dirilis Desember 2003 bertajuk TEMPAT TERINDAH yang menjagokan lagu Karena Dia Kamu.
MELAYANG, album ketiga mereka dirilis Desember 2005. Album ini mencetak rekor dengan mengantungi doble platinum (penjualan lebih dari 300.000 kopi) pada bulan pertama peredarannya. Gaung lagu andalan album ketiga ini, Demi Waktu merambah sampai negeri Jiran dan diperebutkan 4 perusahaan label Malaysia yang menginginkan hak edarnya.
Album mini SURGAMU dirilis bulan September 2006 untuk menyambut bulan Ramadhan 1427 H. Pada minggu pertama, album ini mencetak penjualan 150 ribu kopi.
Album reguler keempat Ungu bertajuk UNTUKMU SELAMANYA dirilis di empat negara di Asia. Album yang mengandalkan lagu Kekasih Gelapku, Cinta dalam Hati, Apalah Arti Cinta dan Ijinkan Aku ini dirilis pada tanggal 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong, dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia.
Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk PARA PENCARIMU. Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.
Pada 1 Mei 2009, Ungu kembali merilis album teranyarnya, PENGUASA HATIKU. Di album kelima ini, Ungu menjagokan lagu Hampa Hatiku. Yang menarik, Ungu berduet dengan Iis Dahlia di lagu ini. Memang di lagu bercorak dangdut, Ungu ingin memberikan yang berbeda dari album-album sebelumnya. Selain itu, di album ini Enda sang gitaris, juga menyumbangkan lagu di Badai Kini Berlalu.
pETERPAN gANTI naMa
Pada awal kemunculan band ini saya sudah agak – agak kurang antusias, kenapa sih harus milih nama Peterpan? apa gak nama lain yang bisa dipakai? karena dalam diri saya telah terpaku kalau Peter Pan itu adalah karakter fiktif dalam film kartun yang biasa saya tonton. Tokoh Peter Pan ini dibuat oleh J. M. Barrie (1860–1937). Saya tidak terlalu mengetahui dengan persis apakah penggunaan nama Peter Pan ini mengandung hak cipta atau tidak. Selain itu saya juga melihat penulisan Peterpan ( band ) dan Peter Pan ( karakter ) berbeda.
Dari uraian singkat di atas, mungkin kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Peterpan band sedikit banyak atau mungkin juga banyak menjiplak nama tersebut. Sangat mustahil rasanya jika mereka ( Ariel dan kawan- kawan ) membuat nama band tersebut tanpa mengetahui bahwa ada karakter fiktif yang namanya Peter Pan juga.Walaupun sekarang mereka akan mengganti nama tersebut dengan alasan “kesepakatan dengan personil mereka yang keluar” beberapa saat lalu.
Hampir semua musisi kita berteriak – teriak ketika album mereka dibajak dan diperjualbelikan dengan semena-mena, tetapi dilain sisi ada sebagian dari mereka yang menjiplak juga, entah itu lagu, nama atau hal – hal lainnya. Ironis sekali.
Dude Harlino

Dude
Pria yang memiliki hobby membaca ini, dalam perjalanan karirnya telah membintangi sinetron DI SINI ADA SETAN (DADS), CINCIN, KISAH ADINDA, JANJI, SURGA-MU, PINTU HIDAYAH, BUNGA DI TEPI JALAN, MAHA CINTA, JANJI, KAKAK IPARKU 17 TAHUN dan AISYAH. Selain juga bersama Naysila Mirdad mendukung sinetron sukses INTAN.
Dude sendiri, saat ini menjalin hubungan dengan perempuan bernama Citra Trianita, yang saat ini tengah belajar di Australia. Perempuan tersebut konon dipertemukan oleh sahabat dekatnya, Ririn Dwi Arianty.
Penampilan gemilangnya dalam beberapa sinetron membuat Dude Herlino sukses menyabet gelar aktor favorit Panasonic Award 2007.
Kembali di ajang Panasonic Award 2008, Dude masuk nominasi dalam kategori Aktor Terbaik.
Aktor yang laris sebagai pemain sinetron ini, kembali bermain sinetron stripping. Setelah bermain di sinetron Ramadhan, AQSO & MADINA, Dude kembali bermain di sinetron kejar tayang, NIKITA.
Sadar bahwa karirnya di dunia entertainment tak selamanya bisa dibuat sandaran hidupnya, Dude mulai melirik dunia bisnis. Bersama kakak kandungnya, mendirikan sekolah akting yang diberi nama Dayo Acting Training. Dude sendiri kadang kala di sela-sela waktunya memberikan kuliah tamu di sanggar tersebut.
Hati Yang Sunyi
Kenangan & Kenyataan
y on March 22nd, 2009 | No Comments
BIRU 6
Aku bukan dalam posisi untuk bisa menolakmu
Ketika kau boleh tumpahkan semua kata-katamu dalam diam
Kalaupun aku punya sesuatu untukmu, tak berarti aku harus berlari
Karena kaupun berharap aku berjalan saja
Aku bukan dalam posisi untuk bisa mengeluh
Ketika justru kau sedang tersenyum dalam kebimbanganmu
Aku tak sanggup menatap awan yang tumpahkan hujan di kemarau ini
Membuat rerumputan terdongak sejenak untuk menjalani takdirnya, menggumam tanpa prasangka apa-apa
Karena ternyata tak cukup bagiku kutelan semua jalan
Dengan mata yang tak terpejam darahku semakin surut
Hanya bisa tuk rasakan bayang-bayang yang tak kunjung ramah
Teredam hanya kesunyian, bergolak hanya untuk sesaat
Dan berapa lama kau bersiap
Agar kau dengar hati yang bergema
Dan seberapa bisa kau tersenyum
Untuk menjemput pertanyaanmu tentang hati yang sepi
Dan kini kau sedang mengendarai awan
Beralaskan angin yang meniup dedaunan
Kaupun sombong bila membanggakannya
Kaupun menusuk hati bila mengabaikannya
Dan aku tengadah memandangmu disana
Aku silau oleh matahari diatasmu
Aku tak bisa bicara bahkan sepatah kata
Tersaput kabut dingin dataran ini
Lalu bagaimana mungkin kuharap jawabmu
Karena kata-kata kadang tak berarti
Aku hanya ingin saat ini penciptamu menggiring awan
Agar kurasa titik hujan di kepalaku
Untuk sekian lama rambutku merah terbakar matahari
Untuk sekian lama kemarau kadang menyakitkan
Dan kini kaupun sedang mengendarai awan
Beralaskan angin meniup dedaunan yang tak hijau lagi
Sajak Ketika Kau Tikam Aku
Apalah arti senyummu ketika rasa sakit kau tikamkan ulu hati
Aku tak butuh senyum seindah apa pun
Bagiku tetaplah keindahan sebilah pisau yang telah terlanjur kau benamkan di dada
Lalu dengan senyun di bibir
Kau menari di atas ketergeletakanku
Bersama setumpuk tawa
Merah. . .
Merah sudah tanah tempat ku tergeletak
: terkapar aku oleh rasa sakit yang kau torehkan dengan sempurna.
Jangan kau tanya dengan apa
Kau tebus sebuah kata maaf
Jangan tanyakan itu padaku
Karena jawabku hanyalah jawaban sinting
Orang yang sedang dilanda gelisah
Aku tak yakin kau mampu menebusnya
: aku ingin tubuh dan jiwamu menjadi bagian hidupku.









